Roro Fitria Menangis Sesunggukan Saat Divonis 4 Tahun Penjara

Beritahot.online – Roro Fitria Menangis Sesunggukan Saat Divonis 4 Tahun Penjara

Usai melihat jasad ibunda yang telah pergi untuk selama-lamanya, Roro Fitria harus kembali ke kursi pesakitan untuk mendengar putusan hakim. Roro pun syok mendengar ketua majelis hakim membacakan hasilnya.

Roro Fitria dikenakan hukuman empat tahun penjara, serta denda Rp 800 juta atas kasus narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Mendengar putusan majelis hakim, Roro Fitria langsung menangis sesegukkan. Ia pun memanggil nama orang kesayangannya.

“Mama.. Mama…” ucap Roro Fitria, di ruang sidang utama.

Masih tak percaya dengan putusan majelis hakim, tangis Roro kembali pecah saat berada di luar ruang sidang. Ia merasa berat dengan rentetan peristiwa yang baru saja dialami.

Roro Fitria

“Berat yang saya rasakan, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Saya sedih,” lanjut wanita 28 tahun ini.

Roro Fitria dijerat pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981. Roro terbukti membeli narkoba jenis sabu seberat 2,4 gram.

“Saya enggak terima, Astagfirullahaladzim, berat yang saya rasakan dan saya rasa tidak adil. Saya sangat sedih, saya sangat syok,” ucap Roro sambil nangis tersedu.

Vonis 4 tahun penjara dijatuhkan majelis hakim buat Roro Fitria terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu. Mendengar vonis tersebut, Roro mengaku depresi.

Sebab sebelumnya Roro berharap kalau majelis hakim memberikan vonis rehabilitasi kepadanya dan bukan penjara.

“Iya sangat depresi secara manusiawi saya sangat depresi,” ujar Roro Fitria usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Syok, kecewa dan sedih, begitulah yang dirasakan Roro kala mendengar vonis. Bahkan wanita yang diakrab Nyai itu mengaku hampir pingsang ‎karena vonis yang ditetapkan majelis hakim.

“Saya sangat kecewa, sedih, duka yang mendalam bagi saya. Tadi saya pusing sekali, hampir pingsan,” ‎ujar Roro .

Tak mau menyer‎ah begitu saja, Roro akan mengajukan banding terkait vonis yang diterima. Ia mau memperjuangkan haknya sebagai seorang pengguna yang butuh direhabilitasi, dan bukan lah seorang pengedar seperti yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum.

‎”Kami tadi sudah berembuk untuk bisa mengajukan banding,” kata Roro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *