Daerah Terlarang Mengerikan Di Dunia, Masuk? Nyawa Taruhannya

Beritahot.online – Daerah Terlarang Mengerikan Di Dunia, Masuk? Nyawa Taruhannya

Siapa yang tidak akan merasa penasaran dengan sebuah wilayah atau katakanlah sebuah pulau rahasia yang tidak pernah di datangi oleh orang-orang dari luar? pasti penasaran bukan ? bahkan untuk mendekati wilayah itu dari dekat pun sudah menjawab penasaran kita tentang apa yang ada di balik tempat tersebut. Para penjelajah kota dan traveler yang tertarik dengan tempat-tempat terlarang ini. Mereka lebih tau dari siapapun mengenai mana tempat  yang aman untuk pergi berwisata dan mana yang berbahaya. Bahkan beberapa tempat terlarang ini memiliki kesulitan untuk mendapat akses ke lokasinya, karena alasan orang dari luar atau orang asing dilarang memasuki wilayah tersebut. Beberapa wisatawan yang berani berpergian ke daerah terlarang ini akan di tangkap atau mengalami hal buruk lagi.

Daerah Terlarang Svalbard Global Seed Vault

Tempat yang terletak di negara Norwegia ini adalah bunker yang terlarang, dalam artian tidak sembarang orang yang boleh masuk di bunker ini. Bunker Svalbard mempunyai ukuran panjang 100 meter untuk bagian depan nya, sedangkan bagian dalamnya masih tidak diketahui secara pasti, karena bagian bunker ini langsung terhubung dengan ruangan dalamnya yang tersembunyi di balik sebuah bukit es. Bukit yang menyembunyikan bagian dalam bunker ini diberi label “Bahtera Nuh untuk Keanekaragaman Tumbuhan” .Bunker ini di buat sebagai tempat penampungan untuk berjaga-jaga ketika peristiwa apokaliptik atau kiamat terjadi. Ditakutkan jika peristiwa itu terjadim sumber makanan di dunia akan habis, bunker inilah yang menjadi satu-satunya kesempatan untuk menyelamatkan umat manusia. Bunker ini dapat menampung stok lebih dari satu juta bijih tumbuhan dari seluruh dunia. Selain itu, bunker ini juga mampu menahan serangan nuklir atau efek dari asteroid jika hujan meteor terjadi.

Pada tahun 2017 silam, mencairnya permafrost yang membanjiri terowongan akses ke bagian dalam bunker tidak memberikan p engaruh yang buruk bagi benih tumbuhan yang di tampang didalam bunker tersebut. Baru-baru ini pemerintah norwegi menghabiskan 100 juta kroner untuk meningkatkan fasilitas penyimpanan bibit-bibit tumbuhan untuk bisa menyimpan 2,5 milyar bibit tumbuhan. Sesuai dengan namanya, bunker ini terletak di sebuah pulau khusus di kepulauan Svalbard, dengan jarak 1,300 kilometer dari kutub utara. Suhu di tempat ini bisa mencapai -46,3 derajat celcius dan seringkali tidak ada sinar matahari yang menyinari tempat ini selama 153 hari dalam setahun. Lokasi ini secara khusus dipilih agar tidak ada wisatawan yang dapat datang ke tempat ini. Namun, beberapa pemandu touris masih sering membawa pengunjung untuk melihat-lihat sekitar bunker hanya untuk bagian depan saja. Selain itu, Para wisatawan yang beruntung dapat menikmati cahaya matahari dilangit yang gelap itu.

Daerah Terlarang Diego Garcia

Wilayah Diego Garcia terletak di Samudera Hindia yang masih masuk ke perairan milik Inggris. Wilayah ini di selimuti misteri dan konspirasi politik intelijen. Antara tahun 1968 dan 1973, pemerintah Ingrris dan Amerika mengeluarkan penduduk dari pulau kecil disekitar wilayah ini dengan alasan untuk menjadikan pulau kecil tersebut sebagai pangkalan Amerika. Penduduk yang nomaden itu kemudian dideportasi ke pulau Mauritius dan Seychelles, yang terletak di wilayah Diego Garcia. Dipercaya bahwa akses ke pulau ini sepenuhnya di batasi, ada desas desus yang menyatakan bahwa pulau ini digunakan untuk program rendisi. Rendisi adalah penerbangan rahasia dan ilegal dalam rangka memindahkan tawanan badan intlijen Amerika Serikat. CIA dengan bantuan Inggris dan sekutu lainnya, menculik orang yang di duga sebagai buronan mereka, kemudian menyiksa mereka di penjara rahasia yang ada di Diego Garcia.

Pada tahun 2005, sekretaris luar negeri Inggris, Jack Straw, menyatakan bahwa tidak ada bukti kebenaran yang mengklaim bahwa Inggris terlibat dengan program rendisi yang dilakukan di Diego Garcia . Tiga tahun kemudian, pemerintah Inggris mengakui bahwa terdapat 2 penerbangan ilegal CIA yang mendarat di pulau Diego Garcia, dan diduga itu adalah salah satu program rendisi yang diam-diam dilakukan oleh CIA dan pemerintah Inggris. Sebagian besar bukti pendaratan 2 penerbangan ilegal itu telah hilang dengan alasan terkena air dan bukti dokumen serta foto-foto itu menjadi rusak. Dengan alasan itu, badan intelijen dunia belum mendapat bukti nyata seputar operasi rahasia yang dilakukan pemerintah Inggris dan AS itu. Pulau ini sendiri benar-benar  dijaga ketat di setiap akses masuk menuju pulau ini, entah dari laut maupun udara, informasi yang beredar mengenai pulau Diego Garcia pun masih sangat sulit untuk dikulik.

Daerah Terlarang Pulau Sentinel Utara

Pulau ini termasuk dalam kepulauan Andaman, yang terletak di sekitaran teluk Benggala, India. Penduduk di pulau ini adalah suku pra-neolitik yang terisolasi di dunia dan tidak ingin secara terbuka untuk menerima segala macam informasi yang berasal dari luar wilayah kekuasaan mereka. Siapapun yang mendekati pulau ini akan di sambut dengan hujan panah yang tajam dan beracun, sehingga mustahil untuk mendekati pantai ini demi mencari tahu apa yang dilakukan suku yang tertutup ini. Selain akses laut yang susah, akses udara untuk mendekati p ulau ini pun terbilang sulit, para  kru helikopter seringkali dilempar batu dan juga panah yang datang menhampiri mereka. diyakinin ada sebanyak 200 rang yang tinggal di pulau ini, mereka benar- benar tertutup dari dunia luar dan bertahan hidup di pulau tersebut dengan bercocok tanam serta memancing di perairan yang dangkal.

Pada tahun 2006, dua pria secara ilegal memancing di lepas pantai pulau ini, sambil menunggu hasil pancingan, mereka pun tertidur. pada saat tidur, mereka di serang dan di bunuh oleh suku yang mendiami derah tersebut. Masyarakat Andaman dan Nicobar sudah memperingatkan kepada dua orang tersebut sebelum mereka pergi memancing, bahwa mereka mungkin dalam bahaya jika pergi ke arah pulau Sentinel Utara. Namun mereka tidak merespon, diyakini bahwa kedua pria tersebut mungkin sedang mabuk dan mendayung perahu mereka menuju kearah pulau Sentinel Utara. Sejak insiden itu terjadi, pemerintah kepulauan Andaman mengeluarkan hukum yang menyatakan bahwa nelayan harus menjaga jarak setidaknya 5 kilometer dari pulau Sentinel Utara, demi keamanan dan keselamatan masing-masing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *