Pesulap Tewas : Para Pesulap Yang Tewas saat Melakukan Atraksinya

Beritahot.online – Pesulap Tewas : Para Pesulap Yang Tewas saat Melakukan Atraksinya

Biasanya para pesulap umum nya menggunakan trik kartu ataupun teknik hipnotis sudah lebih dari cukup untuk pertunjukkan mereka terlihat memukau bagi penonton. Namun bagi para ilusionist, Mentalist dan juga Escape artis, hal semacam trik kartu dan hipnotis itu kurang memuka. Trik berbahaya dan menantang maut merupakan satu-satunya cara yang bisa mereka lakukan dan merasa puas saat menghibur penonton. Aksi-aksi menghebohkan semacam dikubur hidup-hidup, meloloskan diri dari ikatan rantai besi merupakan trik yang di pilih mereka meski resiko nya sangat tinggi.

Pesulap yang terkenal dengan aksi berjudul ESCAPE or DIE yang di ciptakan oleh Davenport bersaudara ini, hampir selalu bisa membuat penonton terkagum kagum dan menahan nafas di setiap pertunjukan yang mereka lakukan. Namun meskipun seorang pesulap yang sangat ahli dan sudah berlatih selama bertahun tahun pun bukan berarti terhindar dari resiko bahaya aksi aksi mereka. Pengalaman sejarah para pesulap sudah kami tercatat di beberapa peristiwa maut akibat trik berbahaya Escapology . Langsung saja kita infokan pesulap yang tewas saat melakukan atraksi.

Pesulap Karr The Magician

Pesulap

Karr The Magician, yang memiliki nama asli Charles Rowen ini adalah sosok pesulap ahli trik Escapology yang cukup dipandang dan di segani oleh dunia sulap. Trik andalan nya adalah meloloskan diri dari Straitjaket atau jaket yang biasa di kenakan terhadap pasien gangguan jiwa yang memiliki kecenderungan untuk menyakiti dirinya sendiri. Dengan jaket ini Karr biasanya akan menunjukkan aksi ekstrim , yaitu meloloskan dirinya setelah melompat ke dalam tumbukan kaca dengan kondisi terikat.

Namun resiko bahaya menghampiri nya pada tahun 1930, ketika Karr sedang tampil di Springfontein, Orange Free State, Afrika Selatan, saat itu ia sedang menunjukkan aksi meloloskan diri dari jaket tersebut dengan sebuah mobil yang berkecepatan tinggi melaju ke arahnya. Bagian dari atraksi ini adalah Karr harus bisa meloloskan diri dari jaket lalu berlari menghindari mobil yang melaju , Karr telah berhasil melepaskan diri nya dari Straitjaket dalam waktu 10-15 detik. Namun naas , mobil tersebut melaju sangat cepat hingga dirinya terlambat menghindar dan terlindas mobil yang menyebabkan kakinya nyaris putus. Pesulap Karr pun akhirnya harus meregang nyawa didepan banyak penonton dalam aksinya kali ini dan dalam kondisi sekarat pun ia masih menunjukkan kehebatan hatinya yang berpesan kepada semua untuk tidak menyalahkan si pengemudi mobil sebelum akhirnya ia benar benar menghembuskan nafas terakhirnya.

Pesulap Royden Joseph Gilbert Raison De La Genesta

Pesulap

Pesulap yang satu ini memang memiliki nama yang cukup panjang , yaitu Royden Joseph Gilbert Raison De La Genesta. yaa memang sangat panjang dan sepertinya sulit untuk di ingat. Maka akhirnya pesulap yang terkenal dengan trik meloloskan diri dari dalam tong susu raksasa ini lebih akrab di sebut dengan nama panggung Genesta.

Escape artis asal Amerika ini sangat terkenal dan jaya pada tahun 1920-an dengan trik maut andalan nya , meloloskan diri dari tong susu raksasa ataupun tong yang berisi air sebelum ia kehabisan nafas dan tenggelam.

Namun sayang sekali maut menjemputnya pada tahun1930 saat ia sedang atraksi . Tong susu yang selama ini sudah berhasil membesarkan nama Genesta, Justru menewaskan nya pula . Saat itu Genesta sedang beraksi seperti biasa, dan tak di sangka pada tong susu yang biasa ia gunakan itu terdapat sebuah penyokan. Akibat dari penyikan tersebut, pergerakan Genesta dalam tong ini  pun menjadi terbatas dan tidak leluasa, hingga ia gagal membebaskan diri dari tong dan akhirnya ia tewas karena kehabisan nafas.

Pesulap Chung Ling Soo

Pesulap Pesulap

Chung Ling Soo, kedengaran nya nama ini pasti orang China, ya meski sangat terkenal dengan nama ini ternyata pesulap Chung Ling Soo adalah asli warga Amerika bernama William Ellswoth Robinson. Pria Nyentrik ini sepanjang karirnya, menyamar sebagai seorang pria cina dan tak pernah mempublikasikan siapa dia sebenarnya hingga akhir khayatnya. Chung menjadi sangat terkenal di dunia sulap karena menampilkan aksi trik sulap yang berbahaya dan tergolong sangat ekstrim pada masa itu. Trik andalannya adalah sebuah trik menangkap peluru dengan tangan kosong atau mulut.

Aksi yang ia lakoni adalah chung memiliki seorang asisten dan ia meminta asisten nya menembakkan pistol berisi peluru yang dimana peluru itu akan ia tangkap dengan tangan nya atau dengan mulut nya sendiri. Pada tahun 1918 kesalahan fatal pun terjadi saat Chung sedang beraksi di Istana Wood Green, London tepatnya pada tanggal 23 Maret 1918. Chung yang saat itu sedang ingin menangkap peluru , ternyata gagal dan meleset dari dua buah pistol besar yang di tembakkan oleh asistennya.

Akibatnya sungguh fatal , karena  peluru dari kedua pistol tersebut menembus dada chung dan menewaskan dirinya sendiri. Belakangan di ketahui jika kegagalan Chung ini disebabkan oleh pistol yang ia gunakan saat atraksi tidak di bersihkan dengan benar sehingga masih terdapat sisa mesiu yang tertinggal di larasnya. Hal ini tentu saja berakibat fatal karena Chung jadi tidak bisa memprediksi dengan tepat kecepatan peluru yang mengarah padanya.

Setelah berita kematian nya tersebar lua, barulah jati diri Chung yang sebenarnya terungkap. Hal ini tentu sangat mengejutkan bagi publik yang selama ini tak pernah mengira jika Chung adalah seorang warga negara Amerika bernama asli William Ellswoth Robinson.

Pesulap Joseph Burrus

Pesulap

Joseph Burrus atau yang lebih dikenal dengan nama “Amazing Joe” merupakan seorang pesulap yang mengaggumi Harry Houdini dan menjadikannya sebagai panutan. Karena kekagumannya ini pulalah , Pada malam Halloween tahun 1992 bertepatan dengan perayaan kematian idolanya, Harry Housini. Joe mencoba untuk menuntaskan aksi meloloskan diri dari sebuah peti mati yang di kubur karya dari Houdini yang tak pernah bisa idlanya selesaikan. Berbekal sebuah peti mati buatan sendiri, ia berencana untuk di kubur dengan kedalaman 2 meter dalam keadaan tangan terborgol. peti mati yang ia gunakan ini rencananya akan di kubur dalam sebuah pemakaman di bawah tanah dan semen yang memiliki berat sekitar 7 ton.

Sayangnya meskipun sudah banyak yang memperingatkan Joe bahwa aksi ini mustahil dilakukan tanpa semacam trik, Joe tetap saja dengan pendiriannya yang ingin melakukan trik maut ini. Namun dalam acara yang disiarkan secara langsung ini, Joe sepertinya melupakan sesuatu , yaitu semen yang di tuangkan di atas tanah yang menguburnya itu akan dengan sengat cepat mengering. Jadi selain dirinya harus secepatnya melepaskan tangan dari borgol, lalu peti mati, Joe juga harus segera mungkin merangkak keluar dari kuburan itu sebelum semen nya mengering. Hal ini kian sulit dikarenakan sangat minim pasokan oksigen yang dapat ia hirup hingga bisa membuatnya merasa lemas.

Segala fakta yang telah di sebutkan tadi memang terdengar sangat berbahaya , namun tekad Joe memang sangat mantap untuk aksti nya. Meskipun segala prediksi buruk itu urung terjadi padanya, ternyata ada hal yang jauh lebihmematikan terjadi menimpa nya. Akibat berat tanah dan semen yang ada di atas peti mati itu terlalu tinggi dan berat, peti mati yang ia buat sendiri tidak cukup kokoh menahan nya dan peti tersebut hancur sebelum Joe sempat melepaskan diri dari borgol. Tanah dan semen itupun akhirnya mengubur Jos hidup – hidup.

Jeff Rayburn Hooper

Pesulap

Pada 7 Juli 1984, Seorang pesulap muda berusia 23 tahun , bernama Jeff Rayburn Hooper berniat untuk melatih trik meloloskan diri yang akan dia tampilkan dalam acara Winona Lake Bible Conference, pada sore harinya. Trik ini berupa meloloskan diri dari belenggu selagi dirinya tenggelam di danau. Sayangnya, akibat latihan ini Jeff jadi tak akan pernah bisa menampilkan trik ini pada aksi sulap seumur hidupnya.

Pada sesi latihan itu, Jedd memborgol dirinya dan melompat kedalam danau Winona yang terletak di luar Fort Wayne, Indian. Awalnya aksi gladiresik ini berjalan lancar, karena Jeff berhasil meloloskan diri dari borgol dan berenang sekitar 100 meter kearah tepi, tapi ada hal yang tak terduga terjadi. Jeff yang tengah berusaha untuk menepi, tiba – tiba saja mungul angin besar yang membuatnya sulit untuk berenang menepi. Merasa keadaannya dalam bahaya Jeff pun memanggil asistennya yang sudahmenunggu di tepi danau untuk membantu. Naas sekali, angin kencang ini juga menghalang tim penyelamat yang coba mendekati lokasi Jeff.

Akhir perjuangan Jeff pun berhenti sampai disini, karena Jeff sudah kehabisan nafas dan tenaga , akhirnya Jeff tenggelam di Danau Winona tersebut, dan Ia baru di temukan setelah beberapa jam kemudian dalam keadaan sudah tak bernyawa pada kedalaman 1,6 meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *